Showing posts with label perhiasan. Show all posts
Showing posts with label perhiasan. Show all posts

Thursday, 21 July 2016

Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Emas Fisik

Pada postingan sebelumny tentang emas, kita membahas tentang teknik berkebun emas, yaitu suatu teknik mendapatkan keuntungan yang berlimpah dari kenaikan harga emas.
Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang apa yang perlu kita ketahui apabila kita ingin melakukan pembelian emas secara fisik, baik untuk investasi maupun sebagai perhiasan. Mungkin postingan emas kali ini bisa sedikit menjadi bahan referensi kita.

1. Selisih harga jual dan beli
Untuk kalian yang ingin membeli emas dalam bentuk fisik selisih harga jual dan beli merupakan hal yang penting, agar pada saat anda membutuhkan dana, anda merasa rugi. Untuk itu anda harus mencari informasi tentang selisih harga jualnya, atau anda dapat menanyakan langsung kepada toko penjualnya.
Emas sendiri dapat anda dibeli dalam bentuk batangan ataupun perhiasan.Yang jadi pertimbangan emas dengan bentuk batangan biasanya memiliki nilai selisih jual-beli yang lebih sedikit. Sebaliknya untuk perhiasan selisihnya akan jauh lebih tinggi. Kebanyakan toko akan mengenakan biaya "ongkos pembuatan"  untuk emas dengan bentuk perhiasan, yang akan dipotong ketika anda menjualnya kembali
Selain itu, anda dapat pertimbangkan kadar dari emas itu sendiri, biasanya emas dengan kadar lebih tinggi memiliki selisih harga jual beli yg lebih rendah daripada emas dengan kadar yang lebih rendah.

2. Kadar dan kode emas
Kadar emas secara internasional dinyatakan dalam bentuk karatase. Dimana karatase emas dinyatakan sampai 24 karat. Untuk melihat Karatase atau kadarnya, sebenarnya anda harus melakukan pengujian, tetapi saya rasa tidak mungkin anda melakukan pengujiannya di toko emas ketika anda akan membelinya.
Lebih baik anda langsung menanyakan langsung ke toko penjualnya. Emas sendiri memiliki kode yang menjamin kadar dari emas itu sendiri. Kode itu biasanya berupa cetakan yang melekat di perhiasannya. Berikut beberapa kode umum yang tertera di emas perhiasan
1. 99.99 :Emas dengan kadar 23-24 karat, biasanya berupa batangan
2. 916 : Emas dengan karatase mencapai 24 Karat, biasanya berupa perhiasan keluaran Negara Tetangga (Malaysia)
3. 875 : Emas dengan kadar 21 karat
4. 750 : Emas dengan kadar 18 karat, Umumnya berupa perhiasan warna putih
5. 700 : Emas dengan kadar 16 karat
6. 420 : Emas dengan kadar 10 karat
7. 375 : Emas dengan kadar 8 karat

Selain dengan kadar ada juga berupa tulisan, biasanya menjelaskan pabrikan pembuat emasnya, berikut kode yang umum digunakan:
1. UBS : Emas yang diproduksi pabrik CV Untung Bersama Sejahtera
2. HWT : Emas produksi PT Hartono Wira Tanik
3. PLG : Emas campuran Platinum Group Metal + Emas + logam logam lain, keluaran PT.HWT

Kebanyakan emas dengan kode angka pasti angka menyertakan kode huruf pula untuk menjelaskan Pabrik Pembuatnya. Tetapi ada beberapa perhiasan yang hanya mencantumkan kode angka, biasanya emas jenis ini keluaran pengrajin lokal.

3. Tempat penyimpanan
Selain dari harga emas itu sendiri anda mulai harus mempertimbangkan tempat penyimpanan barang anda. Karena emas memilliki nilai yang tinggi, dan pastinya selalu menjadi incaran "tangan jahil".
Anda mungkin bisa menyimpannya di rumah, apabila anda memiliki tempat penyimpanan khusus. Tetapi anda juga dapat mempertimbangkan penyimpanan khusus, seperti Safe Deposit Box (SDB). SDB ini sendiri memiliki biaya apabila kita menggunakannya. Biayanya sekitar 500.000 pertahun.

4. Warna emas
Pada dasarny warna emas asli adalah kuning, tetapi bila dicampur dengan logam lain akan menghasilkan warna yang berbeda. Emas memiliki beberapa warna yaitu:
1. Emas Kuning : emas murni, maupun emas yang dicampur dengan perak
2. Emas Merah : emas yang dicampur dengan tembaga
3. Emas Hijau : emas hijau dibuat dengan campuran perak, dan terkadang menggunakan cadmium

5. Penyusutan
Tidak ada yang abadi di dunia, meskipun tergolong logam abdi sekalipun. Penyusutan emas biasa terjadi karena pemakaian terhadad emas perhiasan. Bisa jadi karena adanya gesekan kepada benda lain yang keras. Meskipun nilainya sedikit, tetapi bisa jadi bahan pertimbangan untuk tetap merawat emas dengan menghindarkan dari gesekan dengan benda keras lainnya.

Jadi sebelum anda membelinya, lebih baik anda harus tahu dulu apa tujuan anda membeli emas. Apakah untuk investasi, atau untuk perhiasan. Walaupun emas sebagai perhiasan dapat juga dijadikan sebagai aset jangka panjang, tetapi membeli emas dalam bentuk batangan lebih menguntungkan secara ekonomis. Kekurangannya anda tidak dapat menggunakannya sebagai perhiasan.
Carilah referensi dari kerabat anda mengenai toko emas yang baik. Dan mintalah surat jaminan dari toko emas untuk menjamin emas anda.


Share:

Friday, 1 July 2016

Mitos dan fakta Emas

Emas merupakan benda yang akrab dalam kehidupan kita. Pada umumnya yang kita ketahui emas digunakan sebagai perhiasan. Padahal dalam aplikasinya emas juga banyak digunakan untuk kepentingan lainnya.
Dalam postingan kali ini penulis akan merangkum beberapa fakta dan mitos tentang emas.
FAKTA
1. Hampir Semua emas di bumi berasal dari meteorit yang menghantam bumi ratusan juta tahun yang lalu.


2. Hampir separuh emas yang ditambang berasal dari satu tempat Witwaterstand, Afrika Selatan.

3. Ada satu penyakit yang disebut Aurophobia, yaitu rasa takut akan emas.
4. Rumah tangga di India memegang 11% emas dunia, yang berarti lebih dari simpanan AS, Switzerland dan Jerman bila digabungkan.

5.Nama kimia emas yaitu aurum berasal dari bahasa latin yang berarti glow of sunrise atau pancaran sinar matahari.

6.Di indonesia ada perusahaan milik negara yang bernama PT.Pegadaian (Persero) yang bergerak di industri gadai, dan emas memiliki plafon taksiran tertinggi penerimaannya. Serta memiliki banyak produk yang berbasis emas.

7.Emas dapat di makan.


MITOS
1. Emas selalu berwarna kuning
Emas memang dikenal berwarna kuning, dan pada bentuk aslinya memang berwarna kuning. Hanya saja dalam aplikasinya sebagai perhiasan, emas dicampur dengan logam-logam lainnya yang akan menghasilkan warna lain. Seperti emas putih, emas merah, dan emas hijau.
2.Harga emas selalu naik.
Dalam jangka panjang memang harga emas selalu naik. Tetapi dalam jangka pendek tidak seperti itu, bahkan dalam beberapa tahun terakhir (2013-2016) harga emas internasional mengalami penurunan yang signifikan. Beberapa investor merasa tidak nyaman dengan emas dan melepas kepemilikan emas mereka, ini lah yang menyebabkan penurunan harga emas.
3. Emas tidak dapat hancur (korosi)
Emas memang memiliki ketahanan terhadap korosi yang tinggi. Tetapi emas juga dapat mengalami korosi atau teroksidasi. Dalam deret volta emas memang terletak pada deret yang paling kanan. Semakin ke kanan, menurut volta logam akan semakin sulit teroksidasi. Hanya saja bukan tidak mungkin teroksidasi, hanya saja jumlahnya sedikit dan memerlukan waktu yang sangat lama. Dibutuhkan kondisi lingkungan yang lebih ekstrim (kelembapan udara, tingkat keasaman, dan lain lain) agar emas mengalami korosi. Tidak ada yang abadi di dunia sob..
4.Emas hanya sebagai perhiasan dan simpanan.
Karena nilainya yang tinggi dan warnanya yang mengkilap emas memang banyak digunakan. Padahal dalam aplikasinya industri banyak yang menggunakan emas, karena sifat emas yang tahan korosi dan merupakan konduktor yang baik. Emas banyak dipakai untuk melapisi switch atau konektor agar tidak cepat korosi. Bahkan pada helm astronot NASA dilapisi emas tipis untuk mengurangi radiasi sinar matahari
Share:

About

BTemplates.com

Powered By Blogger

Blog Archive

Powered by Blogger.

Search This Blog

Pages - Menu